PEMROGRAMAN & PENGANGGARAN

PEMROGRAMAN

KONSEP PEMROGRAMAN

Pemrograman adalah sebuah proses untuk memilih program. Program dapat berupa keputusan untuk memproduksi barang tertentu, menciptakan jaringan distribusi baru, menurunkan biaya produksi, meningkatkan kualitas produk, mengakuisisi perusahaan, meningkatkan kapasitas produksi, membuat sIstem informasi dan sebagainya.

Pelaksanaan program tersebut melibatkan penggunaan sumber daya yang tersedia sekarang dan diharapkan akan menghasilkan sumber daya yang lebih besar di masa yang akan datang. Sumber daya mendatang yang lebih besar tersebut dapat diperoleh melalui :

  1. Pendapatan yang lebih besar
  2. Pengurangan biaya

PROSES PEMROGRAMAN

Pemrograman dapat menyita waktu banyak. Agar waktu dapat digunakan secara efektif dan efisien, maka manajemen perlu memberi pedoman pemrograman. Pedoman tersebut berisi tujuan perusahaan, asumsi mengenai lingkungan, dan kebijakan perusahaan.

Walaupun telah disebutkan bahwa tujuan perusahaan merupakan landasan bagi pemrograman, tetapi mungkin saja hasil pemrograman mengharuskan manajemen mengubah tujuan perusahaan. Hal demikian dapat terjadi kalau tujuan perusahaan ternyata tidak dapat dicapai dengan program apapun.

Bagi perusahaan yang sudah berjalan, kesenjangan antara hasil yang diperoleh dengan yang diharapkan dalam variabel kunci merupakan pemicu pembuatan program. Misalnya, kalau manajemen merasakan ada kesenjangan dalam jumlah penjualan dan pangsa pasar, maka manajemen akan memikirkan pengadaan program penurunan biaya produksi, peningkatan kualitas, penciptaan produk baru, perbaikan produk yang sekarang, penelitian untuk menambah daya guna produk, mengakuisisi pesaing, ataupun promosi penjualan.

Program dapat bersifat reaktif maupun proaktif. Program yang reaktif adalah program yang dibuat sebagai reaksi terhadap pasar atau pesaing.

EVALUASI PROGRAM

Pelaksanaan program memerlukan sumber daya. Oleh karena jumlah sumber daya terbatas, maka perlu diadakan seleksi terhadap program yang akan dilaksanakan.

PROGRAM PENGUSULAN INVESTASI

Untuk memungkinkan seleksi, diperlukan sebuah sistem dan prosedur pengeluaran investasi. Sistem dan prosedur tersebut adalah berikut :

  1. Pembuat mengajukan usulan tertulis tentang rencana investasinya.
  2. Usulan ditelaah oleh unit organisasi lain.
  3. Dalam hal usulan investasi diterima, usulan tersebut akan ikut dipertimbangkan dalam penyusunan anggaran investasi.

TEKNIK EVALUASI USULAN INVESTASI

Terdapat beberapa teknik evaluasi terhadap usulan investasi. Yang banyak digunakan adalah teknik yang memperhatikan nilai waktu uang yaitu metode harga tunai neto (Net Present Value/NPV) dan metode Internal Rate of Return/IRR.

Penggunaan teknik evaluasi yang mempertimbangkan nilai waktu uang dapat menimbulkan tindakan manajemen yang tidak selaras dengan kepentingan perusahaan. Hal ini timbul karena perhitungan rugi laba perusahaan mengabaikan nilai waktu uang. Padahal, rugi laba juga dipakai untuk menilai kinerja manajemen.

NPV DAN IRR

NPV dan IRR dapat digunakan berdasarkan taksiran tunggal (metode konvesional) maupun digunakan berdasarkan beberapa angka taksiran (metode probabilita). Taksiran tersebut terdiri dari tiga, yaitu taksiran optimis, paling mungkin dan pesimistis. Pada NPV dan IRR metode konvesional, untuk setiap uang keluar ataupun uang masuk, diperlukan hanya sebuah taksiran.

 

SIMULASI

Langkah-langkah yang diperlukan dalam mengadakan simulasi untuk proyek investasi adalah sebagai berikut :

  1. Arus uang masuk dirinci ke dalam komponen-komponennya.
  2. Untuk setiap komponen ditaksir nilainya. Penaksiran tersebut dilakukan dalam tiga tingkat yaitu optimis, paling mungkin, dan pesimis.
  3. Untuk setia tingkat penaksiran ditentukan probabilita terjadinya.
  4. Untuk setiap taksiran nilai variabel dialokasikan angka acak (random number) mulai 0 sampai dengan 99.
  5. Menentukan besarnya nilai variabel dengan menggunakan tabel angka random atau melalui komputer.
  6. Setelah semua nilai variabel diketahui, dihitung jumlah uang masuk.
  7. Terakhir, dihitung IPP atau NPV dari arus uang yang sudah diketahui.
  8. Kalau ingin mengetahui distribusi IRR atau NPV, maka langkah 5 sampai dengan7 diulangi lagi beberapa kali sampai diperoleh distribusi yang normal.
  9. Setelah diperoleh distribusi IRR atau NPV, dapat dihitung deviasi standar distribusi tersebut sehingga dapat dihitung probabilita untuk memperoleh IRR atau NPV tertentu.

TEKNIK PENTING UNTUK MENYUSUN PROGRAM

  1. Pohon Keputusan (Decision Tree)

Pohon keputusan adalah diagram yang menunujukkan :

  1. Tindakan-tindakan yang dapat diambil oleh pembuat keputusan.
  2. Peristiwa yang dapat terjadi.
  3. Hubungan antara keputusan dan peristiwa.

Dengan pohon keputusan, pengambilan keputusan dapat melihat pilihan tindakan yang dapat ditempuh beserta taksiran hasil yang akan diperoleh.

  1. Program Evaluation and Review Technique (PERT)

Istilah, konsep dan rumus dalam PERT :

  1. Jalur adalah urutan kegiatan yang saling berhubungan.
  2. Jalur kritis adalah jalur yang paling lama atau panjang.
  3. Kegiatan bermasalah adalah kegiatan yang termasuk dalam jalur kritis.
  4. Slack adalah jumlah hari penundaan sebuah kegiatan yang tidak mempengaruhi tanggal penyelesaian proyek.
  5. Rerata waktu pengerjaan sebuah kegiatan te = (to + 4tm + tp) + 6
  6. Deviasi standar kegiatan SDa = (tp – to) + 6
  7. Deviasi standar jalur kritis SDc = (Variance1 + … + Variance)1/2
  1. Kurva Belajar

Semasa Perang Dunia II, industri pesawat terbang Amerika Serikat menemukan bahwa produktivitas pekerja meningkat kalau pengalaman kerja mereka juga meningkat. Gejala peningkatan produktivitas tersebut dinamakan kurva belajar 80%. Kurva belajar 80% berarti kalau produksi dilipatduakan, maka waktu rerata kumulatif yang diperlukan untuk memproduksi satu buah barang menjadi 80% dari waktu yang diperlukan untuk membuat satu buah barang sebelum produksinya dilipatduakan.

PEMILIHAN USULAN INVESTASI

  1. Jumlah investasi dan jangka waktu usulan investasi
  2. Jumlah investasi setara tetapi jangka waktu usulan investasi tidak setara
  3. Jumlah investasi dan jangka waktu investasi tidak setara

 

 

DAMPAK IRR DAN NPV TERHADAP LABA AKUNTANSI

Hasil pemakaian teknik evaluasi usulan investasi yang memperhatikan nilai waktu uang (IRR dan NPV) dapat bertentangan dengan hasil perhitungan laba akuntansi. Oleh karena laba akuntansi merupakan sebuah komponen untuk menilai manajemen, maka pertentangan tersebut dapat menimbulkan tindakan manajemen yang tidak serasi dengan tujuan perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s